HOROSKOP JAWA [LENGKAP] - Misteri Pranata Mangsa
Oleh: Ki Hudoyo Doyodipuro, Occ
Tgl. Lahir: 11 April 1997
Weton: Jumat Legi
Mongso: Kasadasa
Wuku: Marakeh
Dibawah ini adalah penjabaran Sifat/Karakter orang yang lahir pada Weton/Mongso/Wuku tersebut..
1. Weton anda adalah Jumat Legi.
Sifat/karakter orang yang lahir pada Weton tersebut, adalah:
Konon,
mereka yang lahir pada hari ini cenderung bersifat jujur. Bahkan,
mereka terkadang mungkin terlalu jujur, sebab mereka adalah tipe orang
yang suka mengungkapkan pikiran mereka tanpa tedeng aling-aling! Mereka
cukup teguh dengan pendirian mereka, tetapi sikap seperti ini terkadang
juga menghambat kemampuan mereka untuk menerima orang lain secara apa
adanya. Sebaiknya kita tidak memancing amarah mereka, karena mereka
dapat bertindak ekstrim bila sedang naik darah. Meskipun demikian,
mereka setia dan murah hati terhadap orang-orang yang dicintainya.
Simpati mereka mudah timbul sehingga tidak keberatan untuk bertindak
diluar jalur mereka untuk membantu teman atau bahkan orang asing.
2. Mongso anda adalah Kasadasa.
Sifat/karakter orang yang lahir pada Mongso tersebut, adalah:
KASADASA - Gedhong Minep Jroning Kayun
27 Maret - 19 April
KEADAAN UMUM
Mereka yang terlahir pada tanggal 27 Maret - 19 April, adalah kelahiran
mangsa "KASADASA", dapat juga di sebut sebagai Orang Kasadasa. Pada
mangsa Kasadasa, sering
terdengar desiran angin kencang, karena pada saat itu adalah perubahan
musim, dari musim hujan ke musim kemarau, dengan candranya,
"Gedhong Minep Jroning Kayun", yang artinya "Pintu Gerbang Tertutup
Didalam Hati".
Lamanya orbit 24 hari, dalam pengaruh Resi Bisma. Disebut juga mangsa
Mareng.
Resi Bisma mempunyai sifat teguh hati dan pemberani. Tidak mau
mengalah, karena mempunyai jiwa militer,
yang berarti disiplin dan tegas. Mau mengalahkan tetapi tidak mau
dikalahkan. Dia hanya tunduk kepada orang yang dihormati dan disegani.
Seperti dikisahkan dalam dunia
pewayangan bahwa Bisma merelakan warisan tahtanya demi menghormati dan
rasa
cintanya kepada ayahnya. Agar tidak mempunyai keturunan, maka Bisma
tidak menikah seumur hidupnya "Wadad". Suatu gambaran betapa teguh dan
tegas pendirian Bisma, walau untuk itu dia harus menderita.
Orang yang terlahir dalam pengaruh Resi Bisma ini mempunyai rasa
tanggung jawab yang tinggi, baik terhadap keluarga maupun terhadap
lingkungannya. Kesadarannya bermasyarakat sangat tinggi. Dia sangat membenci
ketidakadilan, berani mendobrak segala sesuatu yang dianggapnya mengkorup norma
prikemanusiaan. Bahkan kalau memang dibutuhkan dia rela mempertaruhkan harta
maupun kedudukannya demi membela kebenaran. Prinsipnya sangat kuat dan idealis.
Banyak orang KASADASA yang hidupnya membujang atau menikah
terlambat,
karena lebih mengutamakan perjuangan untuk adik-adiknya daripada
memikirkan diri sendiri. Karena dia berpikir dengan dia kawin
maka akan merepotkan perjuangannya untuk adik-adik dan orangtuanya.
Dibantunya orang tua untuk mensukseskan adik-adiknya, baik sekolah
maupun sampai berumah tangga. Dia sendiri mengalah sampai tua.
Sifat keras kepalanya itulah yang membuat tidak ada orang lain
yang dapat menasehatinya. Semua langkah yang diambilnya adalah
langkahnya sendiri. Dalam tata kehidupan, dia adalah orang yang mandiri,
tidak mau diperintah dan sulit untuk tunduk kepada kemauan orang lain.
Maka mangsa "Kasadasa" dicandra "Gedhong
Minep Jroning Kayun", yang artinya "Tertutup Pintu Hatinya". Terbukti
didalam kehidupan
nyata, bahwa orang Kasadasa angkuh dan mudah tersinggung, tetapi agak
pemalu.
Pendapatnya tidak bisa dirubah orang lain, begitu pula kalau dia benci
kepada seseorang, maka dendam itu tidak dapat lunas kalau tidak
terbalas. Maka dikatakan pintu hatinya tertutup.
Walau begitu, dia senang membela yang lemah, kalau itu dirasakan
benar bagi dia. Tidak dapat orang menghasut untuk suatu pekerjaan yang
tidak disenanginya. Karena kepekaan perasaan,
hati yang keras dan pemalu. Maka orang Kasadasa sering jadi korban
perasaan, sering sakit hati.
Orang Kasadasa yang telah dewasa, lebih tegas dan lebih banyak
menggunakan pikiran daripada perasaannya. Lebih banyak menggunakan otak
daripada otot. Langkah-langkahnya telah nampak jelas, haluan dan tujuan
hidupnya lebih jelas terbaca. Berani berkorban untuk kepentingan orang
lain, walaupun untuk itu dia harus menderita, Sekali dia memutuskan
sesuatu, tidak akan menariknya kembali.
Sebagai orang yang dilahirkan dengan pembawaan "Mandiri", maka
orang
"Kasadasa" dilengkapi oleh Tuhan suatu keistimewaan, yaitu pada otaknya.
Pada umumnya orang "Kasadasa" rnempunyai kecerdasan yang luar biasa.
Cepat dapat memecahkan suatu perkara dan pekerjaan yang pelik dan
muskil.
Karena keberanian dan kecerdasannya itulah yang mengangkat dia
kepuncak karirnya. Banyak orang mengaguminya. Dia sangat tekun bekerja,
kalau pekerjaan itu pilihannya. Karena dia adalah manusia yang tidak mau
diperintah-perintah. Sebaliknya dia senang memerintah, karena dia
merasa lebih dari yang lain. Itupun diakui oleh sahabat-sahabatnya,
bahwa orang "Kasadasa" mempunyai banyak kelebihan.
KEADAAN ALAM SEMESTA
Mangsa "KASADASA" berpengaruh pada Alam Semesta, pada saat itu sedang
mengalami peralihan musim. Musim hujan menghadapi perubahan ke musim
kemarau. Walau terkadang masih turun hujan, tetapi tidak lebat. Hawanya
masih sejuk, bahkan didaerah pegunungan masih terasa dingin. Angin
berhembus kencang sekali dari arah Tenggara. Hembusan angin yang kencang
itu terdengar berdesau-desau dan kadang merontokkan daun-daun. Pada
peralihan musim itulah datangnya Naga Jatingarang, disebut Mareng.
Tampaklah burung-burung Manyar membuat sarang. Hewan-hewan
ternak seperti sapi dan kerbau mulai bunting. Sedangkan di sawah
tarnpaklah pemandangan yang indah bagaikan lautan emas. Tiada lain
adalah padi yang telah menguning terhembus angin pegunungan.
Bergelombang-gelombang bagaikan air samudera. Petani mulai panen.
Panen atau menuai padi di sawah, adalah suatu saat yang paling gembira bagi masyarakat
pedesaan. Bahkan pada saat tersebut di beberapa desa mengadakan pentas tayub, pentas
wayang atau selamatan. Kesemuanya adalah suatu ungkapan rasa bersyukur atas rahmat yang telah dikaruniakan Tuhan kepada
umat manusia.
KEADAAN FISIK
Orang "KASADASA" mempunyai bentuk fisik gagah berukuran sedang, wajahnya
bulat telur, matanya bulat berbinar-binar, dengan sepasang alis yang
cukup tebal. Hidungnya mancung, bibirnya sedang dengan ukuran mulut agak
lebar. Tangan dan kakinya tidak begitu berotot. rambutnya lebat dan
hitam, tetapi pada usia yang sangat muda sudah banyak rambutnya yang
rontok.
Dalam hal kesehatan fisik, maka orang Kasadasa cukup sehat.
Orang Kasadasa jarang terserang penyakit yang berat.
Hanya penyakit umum yang disebabkan oleh kelelahan atau kurang
berhati-hati memilih makanan. Kadang-kadang terserang sakit perut dan
mata berkunang-kunang,
tapi itupun tidak berlangsung lama.
KEADAAN MASA KANAK-KANAK
Anak-anak yang terlahir pada mangsa Kasadasa ini umumnya mempunyai
pembawaan watak yang keras dan tidak mau mengalah. Sering menonjolkan
kenakalan dan kebandelan.
Bila dia berbuat salah, tidak mau mengakui kesalahannya itu.
Kalau dia mendapat hukuman, menganggapnya bahwa yang memberi hukuman itu
berbuat tidak adil. Entah siapa saja yang menangani dia, dalam
pikirannya hanya terbayang musuh. Karena memang anak "Kasadasa" terlahir
sebagai
prajurit atau manusia yang berjiwa militer.
Jiwanya keras, kemauannya keras, tidak mau dikalahkan, tidak mau
diperintah, bahkan dia merasa dirinyalah yang terpandai diantara anak
yang lain. Untuk itu, dia berlatih segala sesuatu dengan baik, belajar
segala sesuatu dengan tekun dan bersungguh-sungguh. Maka benar-benar
anak "Kasadasa" sangat mengagumkan. Keistimewaannya adalah pada tingkat
kecerdasannya yang tinggi. Mudah menyerap pengetahuan apa pun, baik dari
buku maupun dari
lingkungannya. Sehingga anak "Kasadasa" lebih menonjol daripada anak
lainnya. Bahkan anak Kasadasa selalu tampil sebagai pemimpin, dikelasnya
sebagai ketua kelas, sebagai ketua OSIS,
dan begitu juga di luar sekolah dia juga bisa tampil sebagai pemimpin.
Kenyataannya memang banyak hal yang dapat diselesaikan oleh anak
Kasadasa dibanding anak lainnya.
Budinya yang bersifat keras harus mendapat bimbingan yang baik
dari pihak-pihak pendidik dan orang tua. Karena mendidik anak "Kasadasa"
dengan kekerasan akan mengembangkan jiwa keras pada diri anak itu.
Sabar dan harus Hati-hati, karena masa kanak-kanak itu adalah masa
pembentukan jiwa.
KEADAAN MASA REMAJA
Masa remaja kelahiran mangsa "KASADASA" adalah melanjutkan alur kehidupan dari
masa kanak-kanak. Jadi apa yang mempengaruhi pada masa kanak-kanak itulah yang
membentuk jiwa remaja "Kasadasa".
Sifat keprajuritan anak "Kasadasa" terus berlanjut, tegas,
disiplin dan mudah marah. Tetapi setelah kurun waktu
remaja tiba, sifat mudah marahnya itu lebih terarah untuk hal-hal yang
positif. Artinya sifat pemarahnya itu dapat disalurkan untuk mendalami
suatu ilmu dengan membakar semangatnya. "Mengapa saya tidak bisa?",
adalah pertanyaan-pertanyaan yang mencambuknya untuk giat belajar.
Pemalu, dia akan merasa malu kalau kekurangannya sampai
diketahui orang lain. Maka dia akan berusaha sekuat mungkin untuk
meningkatkan proporsi dirinya, sehingga dia merasa bahwa dirinya sudah
menduduki rangking teratas.
Kepemimpinan, bahwa remaja kelahiran mangsa "Kasadasa" mempunyai
ambisi
memimpin yang sangat tinggi. Karena dia sendiri tidak mau dipimpin oleh
orang
lain. Untuk mencapai kedudukan sebagai orang yang patut menjadi
pemimpin, maka
remaja Kasadasa terus berusaha untuk meningkatkan kwalitas dirinya. Baik
dalam segi ilmu pengetahuan, kebiasaan atau ketrampilan apapun, dan
kewibawaan. Dengan suatu keyakinan bahwa dia adalah yang terpandai, maka
remaja Kasadasa dapat tampil kedepan dengan optimis. Kenyataannya
memang begitu,
banyak remaja Kasadasa yang tampil menjadi pemimpin. Dalam hal ini
memberikan bimbingan dan membina kawan-kawannya yang membutuhkan
pertolongan.
Orang kelahiran Kasadasa mempunyai kesenangan bepergian, oleh
karenanya banyak proyek-proyek yang dikerjakan terbengkalai. Ide-idenya
banyak yang sebenarnya kalau dikelola dengan baik akan baik sekali
jadinya. Tetapi sifatnya yang selalu bergerak, kemudian mempunyai ide
yang lain lagi. Sehingga semuanya tidak menghasilkan suatu apapun.
Proyek-proyek yang dibuatnya itu sebenarnya
mempunyai tujuan untuk menolong orang lain, memberikan lapangan kerja
dan
menyalurkan bakat.
Maka dengan pengalaman-pengalaman itu, dia harus menyadari dan
mau bekerja sama dengan orang lain yang bersifat untuk mengelola
cetusan-cetusan ide orang Kasadasa itu. Kalau bisa terjadi hal tersebut,
maka usaha orang Kasadasa dapat sukses.
CIRI KHAS
Bicara tentang orang Kasadasa, pastilah ada suatu petunjuk sebagai suatu
tanda yang khas orang Kasadasa. Ciri khas ini bukan suatu yang dapat
dirahasiakan. Misalnya seperti postur tubuh, sepak terjang dan budi
pekerti. Artinya penampilannya,
semua itu tidak dapat dibuat-buat atau disembunyikan.
Bila kita ketemu dengan seseorang yang serba grusa-grusu dan
dalam melakukan segala sesuatu
tampak tergesa-gesa. Kemudian tampak penampilannya seperti orang
gelisah, tangannya memegang benda apa saja yang berada di sekitarnya,
kemudian dalam organisasi selalu berambisi untuk membuat suatu evolusi
dan revolusi, perombakan-perombakan
dan reorganisasi. Itulah salah satu ciri khas orang Kasadasa.
Selain
daripada itu, ada-ada saja ulahnya
pada saat dia berbicara dengan orang lain, untuk menutupi kegugupannya.
Apalagi
bila berhadapan dengan lawan jenisnya, dia akan tampak gugup sekali.
Namun menjadi kebiasaan dan ciri khas orang Kasadasa, walaupun kalah
tidak mau mengakui kekalahannya.
IKATAN PERSAHABATAN
Orang kelahiran mangsa "KASADASA" pada umumnya pandai bergaul, oleh sebab itu
dia mempunyai banyak kenalan. Pergaulannya cukup luas.
Dalam pergaulan itu tentu saja ada kawan, rekan dan sahabat.
Sahabat adalah kawan yang dapat menyimpan rahasia, memberikan
pertolongan, baik moral maupun materi. Sahabat
bisa diibaratkan seperti saudara kandung sendiri. Maka dapat
diistilahkan mencari kawan mudah tetapi memelihara persahabatan sukar.
Orang kelahiran mangsa "KASADASA" dapat mengikat tali persahabatan
yang kokoh dengan orang yang kelahirannya jatuh pada Mangsa "KANEM" (10
November - 22 Desember), kemudian
dapat juga bersahabat dengan baik dengan kelahiran Mangsa "KARO" (3
Agustus - 25 Agustus).
Dua zodiak itu adalah pilihan yang dapat dijadikan sahabat
sejati,
artinya sahabat kepercayaan segala rahasia, sampai rahasia pribadi.
Begitu juga dapat cocok dengan sesama kelahiran mangsa "KASADASA", hanya
kadang ada sedikit keretakan kalau kebetulan ada perbedaan pendapat,
kadang saling ngotot.
Tapi itupun hanya berlangsung selintas, kemudian akan baik kembali.
Dengan petunjuk tiga mangsa sebagai calon sahabat karib itu,
bukan
berarti menutup suatu kemungkinan untuk berkawan dengan mangsa lainnya.
Namun
hanya sekedar kawan dan rekan, karena dengan mereka ini sering banyak
hal-hal yang bertentangan serta riskan sekali kalau untuk membicarakan
atau mengelola suatu usaha patungan. Walaupun orang "Kasadasa" tidak
senang bekerja secara patungan. Tetapi telah menjadi sifat orang
Kasadasa senang bergaul, senang berkawan, bahkan senang berorganisasi.
Tentu saja dalam pergaulan tidak mungkin untuk memilih-milih kelompok
kelahiran atau
mangsa, karena di dunia ini terdiri dari berbagai macam manusia dengan
berbagai mangsa kelahirannya.
Begitu juga saudara satu ayah, satu ibu, tidak mungkin terdiri dari
"Kasadasa" semua.
Yang penting adalah memelihara ketentraman, memelihara kedamaian dan kenyamanan dalam pergaulan jangan ada kendala-kendala.
KEADAAN KESEHATAN
Orang "KASADASA" pada umumnya mempunyai kwalitas kesehatan yang baik. Sejak masa kanak-kanak,
remaja, hingga masa tua. Tetapi ada beberapa penyakit ringan yang lazim, yaitu influenza dan gangguan
pada pencernaannya. Khususnya bagi orang Kasadasa kelahiran hari "Senin", jaga benar-benar kesehatan perutnya.
Selain itu ada kemungkinan dapat sakit pada bagian syaraf tangan. Penyakit ini
ada kecenderungan terkena bagi yang terlahir pada hari "Selasa". Tentu saja hal
ini bisa dicegah dengan cara olah raga, istirahat secara teratur, dan menjaga
pola & menu makanan.
Gangguan mata dapat juga mengancam orang Kasadasa kelahiran hari
Rabu dan Jumat, karena mempunyai kelemahan pada mata dan ginjal.
Pemeliharaannya adalah dengan olah raga,
minum yang cukup, mengkonsumsi wortel dan minum madu.
Bagi orang Kasadasa kelahiran hari Kamis dan Sabtu, kelemahannya pada telinga dan hati.
Pencegahannya adalah olah raga, istirahat yang cukup, dan jaga pola & menu
makanan.
PEKERJAAN YANG COCOK
Pekerjaan bisa dikatakan cocok kalau sesuai dengan sifat dan bakat
seseorang. Maka orang itu akan mengerjakannya dengan perasaan tenang dan
gembira, hasil pekerjaannya pun sangat memuaskan.
Bagi orang Kasadasa pada dasarnya pekerjaan yang paling cocok adalah pekerjaan
"wirasembada" tanpa campur tangan orang lain. Walaupun begitu, menurut ahli Kejawen dalam hal ini Astrologi
Jawa membagi kelompok hari kelahiran orang Kasadasa menjadi tiga, yaitu sebagai
berikut:
1. Eka
Kelompok ini adalah kelahiran dari hari Minggu, Rabu dan Jumat. Orang Kasadasa kelompok pertama ini
yang paling cocok adalah sebagai wiraswasta, mendirikan perusahaan yang ada
hubungannya dengan pertanian, kemudian dapat juga sebagai wartawan.
2. Dwi
Kelompok ini adalah kelahiran hari Senin. Orang Kasadasa kelompok kedua ini mempunyai bakat
dibidang pekerjaan yang baik adalah sebagai pemandu wisata. Tetapi dapat juga
mendirikan usaha leveransir bahan bangunan, atau bekerja dibidang bangunan.
3. Tri
Kelompok ini adalah kelahiran hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Orang
Kasadasa kelompok ketiga ini pekerjaan yang paling cocok baginya adalah
sebagai pengarang. Selain itu dapat juga menjadi aktor/aktris baik
teater maupun film. Juga dapat menjadi pelukis, sekretaris, mandor
bangunan.
Kalau pendidikan tinggi dapat memilih bidang kedokteran, Arsitektur,
atau menjadi Dosen.
Tetapi yang harus selalu diingat oleh orang Kasadasa, bahwa
dirinya tidak mau diperintah oleh siapa pun, kecuali orang tuanya dan
orang yang dicintainya.
REJEKI & PENGHIDUPAN
Pada umumnya orang kelahiran mangsa "KASADASA" mempunyai tingkat alur perjalanan
hidup yang baik, rejekinya cukup lumayan. Ditopang pula dengan berbagai
kemampuannya mandiri, sehingga sejak masih remaja sudah dapat mencari uang. Walau
begitu, Astrolog Kejawen membuat rumusan untuk membedakan satu dengan yang lain
dalam kelompok kelahiran mangsa Kasadasa itu menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut:
1. Eka
Kelompok ini adalah kelahiran hari Minggu, Rabu dan Jumat. Orang Kasadasa dalam kelompok pertama ini adalah
orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang paling baik. Tidak pernah
kekurangan uang. Dia sangat pandai bergaul, sehingga banyak koneksi dan banyak
yang mendukung dalam urusan apa saja. Segala yang diusahakannya selalu sukses
dan mendatangkan keuntungan moral maupun uang. Hal tersebut berlanjut hingga
hari tua, anak-anaknya sukses dalam pendidikan tinggi.
2. Dwi
Kelompok ini adalah kelahiran hari Senin. Orang Kasadasa kelompok kedua
ini mengutamakan uluran tangan dan inspirasi orang kedua. Baik itu
lingkungan keluarga, sahabat, dan masyarakat. Dengan dukungan merekalah
semua usahanya akan berjalan. Walau pada umumnya orang Kasadasa jarang
kekurangan uang, tetapi tanpa usaha yang keras, tidak akan berhasil
meningkatkan tingkat sosialnya.
3. Tri
Kelompok ini adalah kelahiran hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Orang
Kasadasa kelompok ketiga ini agak kurang baik keberuntungannya.
Setiap langkah yang dikerjakan seringkali mengalami kegagalan, walaupun
tidak berarti bangkrut sama sekali, tetapi selalu mengalami
kesulitan. Namun karena orang
"Kasadasa" mempunyai sifat tabah, ulet dan disiplin militer yang kuat,
setelah umur mencapai 30 tahun khususnya
bagi yang terlahir dengan weton Selasa Kliwon, Kamis Pon, dan Sabtu
Paing, maka keadaan ekonominya akan meningkat baik sekali. Bahkan kalau
ulet dan hemat akan mencapai keberhasilan di
hari tuanya.
SAAT YANG TEPAT
Dalam perhitungan Astrologi Jawa, maka ada saat-saat ketika orang
mengerjakan sesuatu berhasil dengan baik, tetapi ada hari-hari yang
lain, bila untuk mengerjakan sesuatu mengalami kegagalan.
Tentu saja hal itu menjadi kepastian setelah mengalami penelitian
berkali-kali. Hasilnya merupakan kesimpulan parapsikolog.
Berdasarkan penelitian Horoskop Jawa maka saat terbaik untuk
melakukan pekerjaan yang terpenting adalah pada tanggal 5 Desember,
karena pada saat itu
terjadi kulminasi. Lebih-lebih kalau pada saat tanggal tersebut jatuh
pada hari Selasa, itu lebih baik lagi.
Setidaknya usahakan segala yang terpenting dilakukan pada
tanggal 5 Desember, karena pada saat itu Resi Bisma sedang menurunkan
pancaran saktinya dan limpahan Rahmat Ilahi. Dampaknya, terbukalah kiat
kemudahan upaya apapun yang semula mengalami kesulitan.
Tanggal 5 Desember itu berjalan terus setiap tahunnya, artinya
setiap tahun ada pemberkahan Agung. Hal ini khususnya bagi kelahiran
mangsa "Kasadasa".
HOBI
Bagi orang kelahiran mangsa "Kasadasa" ada beberapa hobi, antara lain:
1. Melukis, baik natural maupun abstrak.
2. Musik, baik rock maupun pop.
3. Membaca, fiksi, non fiksi dan sastra.
4. Mengarang dan koresponden.
5. Seni pentas.
6. Panjat tebing.
JODOH
Orang kelahiran mangsa "KASADASA" sebenarnya dekat jodohnya, baik itu
pria maupun wanita. tetapi pada umumnya akan menikah setelah umurnya
lebih dari 29 tahun, hal itu terjadi karena dia merasa ikut bertanggung
jawab terhadap masa depan adik-adiknya. Hari-harinya diperuntukkan
memikirkan keluarga, membantu mencari uang sekolah, bahkan memikirkan
masa depan adik-adiknya. Setelah semua tuntas, barulah
dirinya sendiri dipikirkan.
Padahal orang Kasadasa bukanlah orang yang tidak mempunyai
gairah seks. Baik laki-laki maupun wanita "Kasadasa" mempunyai gairah
seks yang cukup tinggi. Termasuk hangat dalam permainan ranjang.
Bagi orang kelahiran mangsa "KASADASA" jodohnya adalah dengan kelahiran
mangsa "KARO" (3 Agustus - 25 Agustus), kemudian dapat pula berjodoh dengan kelahiran mongso "KANEM" (10 November
- 22 Desember), tetapi dengan orang "KASADASA"pun dapat pula cocok dan harmonis.
Tentu saja tidak menghilangkan suatu kemungkinan perkawinan
dengan
mangsa-mangsa yang lain. Kalau terjadi, menurut para ahli Astrologi
Jawa, akan mendatangkan ketidak harmonisan,
sering ribut, tidak saling terbuka, saling mencurigai. Walhasil akan
terjadi perceraian atau pisah ranjang. Sedapat mungkin harus dihindari
bentuk perkawinan tersebut.
BATU PERMATA YANG COCOK
Ada beberapa batu permata atau batu Aji yang cocok bagi orang kelahiran mangsa "KASADASA", adalah sebagai berikut:
1. Amathyst = Kecubung Asihan
Batu permata ini mempunyai sinar ungu kemilau, baik sekali bagi orang
Kasadasa yang mempunyai sifat ingin memimpin, agar pengaruhnya disayang
atau dicintai orang lain. Selain itu mempunyai khasiat pula untuk
mencegah mabuk minuman keras, menolak bahaya racun, dan mencegah sakit
jantung.
2. Aquamarin = Sinar laut hijau
Batu permata ini baik sekali kilauannya seperti kemilaunya laut Arafuru,
indah dan mengesankan rasa damai serta anggun. Selain keindahan
sinarnya, mempunyai khasiat mencegah penyakit liver, penyakit
pencernaan, dan penyakit
lemah badan.
3. Intan = Diamond
Intan dinamakan juga batu mulia karena mempunyai kekerasan dan harga
yang lebih tinggi daripada batu permata lainnya. Diamond yang asli
mempunyai harga standar yang cukup tinggi,
biasa dipakai oleh orang-orang kaya, bangsawan, raja, atau orang-orang
terkemuka. Kilauannya sangat indah, dapat memancarkan sinar yang
beraneka warna. Khasiatnya menolak segala ilmu hitam dan menentramkan
pikiran.
4. Badar Besi = Heliotrope
Badar besi batunya hitam dan kalau didekatkan magnet dapat melekat.
Biasanya yang memakai batu ini adalah kaum pria, untuk permata cincin.
Pemakainya
akan tampak jantan. Kalau dipandang dari segi khasiat, maka batu ini
mempunyai pengaruh meningkatkan keberanian, terhindar dari dihinaan
orang,
dan meningkatkan kewibawaan.
WARNA YANG IDEAL
Ada beberapa jenis warna yang cocok bagi kelahiran Kasadasa, yaitu Merah
Tua dan Kuning. Dua jenis warna itu adalah warna ideal yang dapat
dipakai untuk busana maupun interior dalam rumah atau pada karpet
lantai.
BUNGA
Bunga yang cocok dan membangkitkan gairah hidup bagi orang Kasadasa adalah bunga Mawar
Merah, Gradiol Merah Tua, dan lilly Kuning. Demikianlah bunga-bunga itu bagi orang
Kasadasa akan mendatangkan pengaruh mistik dan dampaknya akan menunjang daya kehidupannya.
3. Wuku anda adalah Marakeh.
Sifat/karakter orang yang lahir pada Wuku tersebut, adalah:
Bila
perjalanan Wuku Marakeh memasuki orbit mangsa "Kasadasa", maka
terjadilah perubahan dari ketentuan asli Wuku tersebut. Hal itu besar
sekali artinya bagi kehidupan dan penghidupan seseorang, maupun
peristiwa-peristiwa Alam Semesta.
Pengaruh Wuku Marakeh. Dewa: Batara Surenggono. Candra: Pandhan
agung amerapit. Seseorang yang terlahir dalam Wuku tersebut sifatnya
penghasut dan juga menjurus ke menipu. Penghidupannya rejekinya banyak,
kalau berpergian sering dapat halangan. Kemudian akan terjadilah
perubahan-perubahan pengaruh kosmis, akibat cahaya zodiak yang disebut
F-korona mempunyai pengaruh kuat sekali terhadap Alam Semesta dan
kehidupan.
Pengaruh mangsa "Kasadasa" besar sekali terhadap peredaran dan
perjalanan Wuku di dalam kehidupan, penghidupan, sifat, dan pengaruh
Alam Semesta. Merupakan misterl kehidupan Semesta Alam. Meskipun
seseorang dengan orang lain terlahir di dalam Wuku yang sama,
kenyataannya mempunyai sifat, nasib, dan perjalanan hidup yang berbeda.
Hal itu dapat terjadi karena perbedaan jam kelahiran, Hari dan pasaran
(Weton).
Daftar ini merupakan serangkaian pendataan keadaan seseorang
dalam tata kehidupannya, kelahiran mangsa,Wuku, dan Wetonpribadi bagi
pribadi anda dipersilahkan untuk menelitinya dalam daftar sebagai
berikut ini:
Ya Allah...
Sebenarnya, Al-Qur‘ân itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada
orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat
Kami kecuali orang-orang yang zhalim … (Qs al-Ankabût/29:49).
DON'T FORGET TO SMILE